Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Monday, 20 May 2013

Setrum Otak, Solusi Hadapi Matematika

TEMPO.CO , Oxford - Matematika telah lama menjadi momok bagi sebagian besar siswa sekolah. Banyak siswa gagal menaklukkan pelajaran yang akrab dengan rumus dan hitungan ini meski sudah belajar mati-matian.


Namun, bukan berarti tidak ada cara untuk menghadapi matematika. Di Inggris, tim psikolog Universitas Oxford memiliki solusi yang cukup nyeleneh . Mereka menemukan penyetruman listrik ringan ke otak dapat membantu siswa memecahkan soal-soal matematika.


"Siswa yang bermasalah dengan matematika menjadi lebih baik setelah menjalani kejutan listrik lembut pada otaknya," kata pemimpin penelitian, Roi Cohen Kadosh, Senin, 20 Mei 2013.


Metode ini merangsang otak siswa dengan teknik transcranial randomnoise stimulation (TRNS). Stimulasi diberikan selama siswa melakukan perhitungan sederhana atau mencoba mengingat rumus matematika lewat hafalan.


Sebanyak 25 siswa responden diberikan penyetruman pada otak mereka. Sementara 26 siswa lainnya diberikan perlakuan palsu, seakan-akan menjalani stimulasi otak namun kenyataannya alatnya dimatikan.


Dalam tes setelah itu, siswa yang otaknya dirangsang dengan setrum berhasil memecahkan soal-soal matematika 27 persen lebih cepat dibanding kelompok kontrol. Ini menunjukkan otak mereka bekerja lebih efisien.


Hasil penelitian juga menunjukkan siswa yang menerima stimulasi mampu meraih nilai yang lebih tinggi saat mengerjakan tugas aritmatika mental setelah lima hari menjalani stimulasi otak dengan setrum.


"Stimulasi otak terbukti memiliki manfaat langsung terhadap proses belajar dengan cara mengubah fisiologi otak," kata Chris Chambers,seorang psikolog di Universitas Cardiff yang tidak terlibat dalam penelitian, menanggapi temuan ini.


Cohen mengatakan, metode yang diklaim murah dan aman ini bakal digunakan secara rutin untuk mendongkrak kemampuan kognitifsiswa yang kerap ketinggalan mengikuti pelajaran matematika. "Kami ingin membantu 20 persen populasi dengan kemampuan berhitung rendah," kata dia, seperti dikutip New York Times.


[b]Ia tidak memungkiri penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology ini belum sempurna. Tim peneliti masih perlu mengarahkan penelitian ke populasi yang lebih luas. Variabel ekologis, seperti pengaruh ruang kelas, juga perlu diperhatikan untuk menyempurnakan keampuhan metode setrum otak.


NY TIMES | MAHARDIKA SATRIA HADI

Plants vs Zombies 2 Akan Diluncurkan Juli




Pengembang game Plants vs Zombies, PopCap akan meluncurkan sekuelnya pada Juli 2013. Sebelumnya, PopCap memang mengumumkan bahwa game Plants vs Zombies akan jadi sebuah sekuel pada Agustus 2012.

Electronic Arts (EA) belum mengatakan dalam platform apa game Plants vs Zombies 2 akan dirilis. Kita hanya bisa menunggu untuk mengetahuinya.

Game Plants vs Zombies memiliki debut sebagai game PC dan OS X, sejak Mei 2009. Game itu tersedia dalam sistem operasi iOS, Android, Chrome, Xbox 360, Nintendo DS, Sony PlayStation 3, PS Vita, Windows Phone, BlackBerry, dan Samsung Bada.

Plant vz Zombies yang pertama merupakan salah satu game tersukses dari seluruh game PopCap. Hal ini merupakan alasan utama perusahaan video game Electronic Arts Inc.(EA) membeli PopCap pada 2011 seharga $650 juta (Rp 6.3 triliun).

Timeline peluncuran game Plants vs Zombies yang diumumkan di YouTube tak memberikan info detail tentang game tersebut. Tapi, video singkat itu membuat para penggemar Plants vs Zombies histeris, bertanya-tanya dan tak sabar menunggu dirilisnya game favorit mereka.

Basuki: Duduki 2 Hektar, Ganti Rugi Rp 66 Miliar, Apa Pantas?

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali menegaskan menolak tuntutan kerahiman atau ganti rugi lahan sebesar Rp 3 juta per meter. Tuntutan itu diajukan warga di bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara, terkait rencana penertiban rumah di bantaran waduk yang akan dilaksanakan Pemprov DKI.

"Kalau kamu menguasai tanah untuk menjual barang loak di tanah seluas 6.000 meter, terus negara harus membayar Rp 3 juta per meter itu jadi Rp 18 miliar. Terus, ada pengusaha alat berat menguasai lahan 2 hektar lebih. Kalau diganti 3 juta per meter itu jadi Rp 66 miliar. Jadi, apakah kita pantas mengganti uang seperti itu," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (20/5/2013).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, prinsip Pemprov DKI tetap sama, warga yang menduduki waduk dan sungai harus ditindak dan direlokasi ke rumah susun (rusun) yang telah disediakan DKI. Apabila warga terus bersikeras menuntut ganti rugi, maka Basuki tak heran jika nantinya Monas juga akan dibangun bangunan ilegal.

"Kalau semua minta Rp 3 juta, mending tidak usah bangun rumah lagi. Pokoknya kalau tidak ada izin, pasti anda akan digusur oleh Dinas P2B DKI," kata Basuki.

Apa pun yang dituntut warga bantaran Waduk Pluit, Basuki menegaskan, Pemprov DKI tetap akan menertibkan dua sisi bantaran waduk. Diperkirakan, pembersihan bantaran waduk dari rumah-rumah membutuhkan waktu selama dua tahun.

Di sana Pemprov akan membangun rusun untuk warga bantaran waduk Pluit. Untuk membangun satu rusun, kata dia, membutuhkan waktu 9 bulan sampai dua tahun. Kemudian, warga baru akan direlokasi.

sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2013/05/20/12384835/Basuki.Duduki.2.Hektar.Ganti.Rugi.Rp.66.Miliar.Apa.Pantas?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp

bagaimana menurut blogger ?